WHAT'S NEW?
Loading...
Showing posts with label cara. Show all posts
Showing posts with label cara. Show all posts
Sempet berkendala karena bingung bikin cara mempermudah pengisian form tanggal di web, emang ga semudah cara input tanggal seperti aplikasi desktop, tapi ternyata setelah berkenalan dengan jQuery kok malah lebih gampang bikin input tanggal web ya :P

simple bgt caranya, tinggal copy header nya ama ganti id name input box nya



 Oke langsung aja kite masuk ke cara membuatnya :)
1. Download dulu plugin jquery-1.3.2 - ui.datepicker di sini =>mediafire link (130KB aja)
2. Ekstrak dan copy folder "js" ke lokasi file yg mau mempergunakan datepicker
3. Dalam tag <head> kita paste script ini :




kita tengok dulu di atas ada tag tanggal nah ini disesuaikan dengan 'id' tag dari input text ente, dan format output tanggalnya untuk contoh gw ini  adalah "tahun-bulan-tanggal" sesuai dengan type tabel pada phpmyadmin pada field tanggal yg berjenis DATE, makanya biar ga ribet format penulisannya langsung YYYY-MM-DD :)

Oke It's done, silahkan di coba :)

download contoh beserta source code  di http://www.mediafire.com/?569vrjl0v99f63r



Berpikir kritis adalah modal penting bagi jurnalis warga agar bisa menyajikan informasi yang berkualitas. Seorang jurnalis tidak  boleh  menerima  begitu  saja  apa  yang  disajikan  oleh
narasumber.  Siaran  pers,  konferensi  pers,  wawancara  dan bahan-bahan  lain  tidak  boleh  dianggap  sebagai  kebenaran yang final. Jurnalis warga harus bisa menguji setiap fakta yang disampaikan sumber. Batu uji terhadap fakta tersebut adalah pikiran kritis.  Jurnalis selalu diajari dengan pomeo “bahkan  jika  ibumu  bilang  aku  sayang  kamu,  cek  dulu faktanya, jangan langsung percaya!”
Namun,  tidaklah  mudah  untuk  berpikir  kritis.  Menurut  Gregh  Lich,  editor  web The  Washington  Post ,  salah  satu hambatan bagi pikiran kritis adalah mind-set  si jurnalis itu sendiri.  Pikiran  jurnalis  sering  terkurung  dalam  kerangka pikir yang ada di kepalanya sendiri.
Berpikir  kritispun  perlu  latihan.  Dengan  sering  latihan, seorang  jurnalis  warga  akan  terbiasa  untuk  menerapkan metode  berpikir  kritis.  Menurut  Leonard  Downie,  Jr  dan Miceal  Sculdson  dalam  Columbia  Journalism  Review  ada lima teknik untuk berpikir kritis, yaitu:

1.  Lebih  banyak  menggali  sebab,  jangan  hanya  mengupas simpton kejadian.
2.  Menimbang  dan  mereka  ulang  bukti-bukti  yang dikumpulkan.
3. Mengenali semua stakeholder.
4. Banyaklah pertanyaan “mengapa”.
5. Selalu menguji ulang kesimpulan.

Intinya,  untuk  bisa  krtitis  jurnalis  harus  selalu  skeptis terhadap  segala  hal.  Skeptis  berarti  tidak  langsung
mempercayai  apa  yang  dia  terima.  Micheal  Bugeja, pengajar pada sekolah jurnalisme pada Iowa State Univerity menyarankan  agar  jurnalis  warga  menerapkan  prinsip  4  D agar bisa berpikir skeptis, yaitu:

1.   Doubt (ragu), jangan percaya begitu saja apa yang Anda terima.
2.   Detect (deteksi), terus bersikap seperti seorang detektif, dengan  cara  mengejar  potongan-potongan  fakta  untuk memperoleh gambaran utuh.
3.   Discern  (camkan),  selalu  menelaah  yang  disampaikan sumber,  kalau  perlu  menghubungi  lagi  apabila  perlu penjelasan di kemudian waktu.
4.   Demand  (menuntut),  selalu  meminta  informasi-informasi  yang  belum  diberikan  baik  itu  dokumen,  referensi,  dan sebagainya.

Oleh : MARGIONO twitter.com/megimargi
Di salin dari ebook linima(s)a hal 44-57


Kirim email lamaran


 Hari gini udah mulai serba digital, kirim lamaran pun sekarang lebih mudah, hemat dan cepat.
Gw masih inget dulu jaman bikin lamaran bisa nyampe 20 amplop dikali berapa lembar isi yg di print PLUS ongkos kirim lewat POS dan yg pasti perlu modal yg gede coy!

Beruntunglah sekarang udah banyak perusahaan yg punya email resmi **hari gini ga punya imel :P**

Berikut ini tata cara yg baik dan benar dalam mengirim lamaran lewat email

1. Judul Email

Judul email Anda haruslah menolong penerimanya untuk segera mengetahui
maksud dari email Anda. Karena itu tuliskan judul yang jelas tetapi
singkat. Sebagai contoh, Anda dapat menuliskannya sebagai berikut
“Lamaran untuk Posisi Manajer Pemasaran”.


Catatan: Baca dengan baik iklan lowongan kerja tersebut. Sering kali
mereka meminta Anda menuliskan kode tertentu di judul atau subject email
Anda. Terutama jika pada saat yang bersamaan mereka mempunyai beberapa
lowongan pekerjaan.

2. Dimana Surat Lamaran Ditulis?

Sering kali kita bingung apakah perlu menuliskannya di badan email atau
di file tersendiri. Menurut teman saya yang bekerja di bidang recruiting
sebuah perusahaan multinational, Anda dapat menuliskan surat lamaran
(cover letter) Anda di badan email. Artinya, perusahaan tetap akan
menerima surat lamaran Anda dengan baik. Pengalaman saya, tidak pernah
ada perusahaan yang menolak lamaran yang suratnya dituliskan di badan
email.

3. Bagaimana dengan Resume?

Jangan menulis resume Anda di badan email. Tuliskan dalam file
tersendiri dan jadikan sebagai lampiran email Anda.

4. Word, PDF, atau Text?

Biasanya perusahaan akan menuliskan pada iklan lowongan kerja jenis file
yang bisa Anda kirim. Walaupun umumnya meminta file MS Word, terkadang
mereka mengijinkan Anda untuk mengirimkan file berformat pdf. Jika tidak
disebutkan, kirimkan resume Anda dalam file MS Word (.doc).


File text (ekstension .txt) lebih baik tidak digunakan karena pada
saat dikirim dengan email, file tersebut terkadang muncul di badan
email. Ini terutama jika Anda menggunakan email gratis di Web, seperti
Yahoo!, Gmail, atau Hotmail.


5. Ukuran Email

Usahakan ukuran email Anda tidak melebihi 300 kb. Ukuran email ini
terutama dipengaruhi oleh ukuran file yang di-attach. Karena itu periksa
besar file yang Anda lampirkan. Jika Anda diminta menyertakan foto,
jangan masukkan file foto yang terlalu besar. Perkecil ukuranya dengan
menggunakan berbagai jenis program photo editor.

6. Email Signature *optional

Email signature adalah text yang dituliskan secara otomatis oleh
provider email Anda. Signature ini bisa Anda program sendiri, atau
bagian dari iklan untuk penyedia jasa email tersebut. Adanya signature
ini mengurangi kesan profesional pada lamaran Anda.


Email web gratis seperti Yahoo! dan Hotmail menambahkan signature ini
secara otomatis pada semua email yang mereka kirim. Sedangkan Gmail
tidak. Inilah alasan pertama saya memilih Gmail untuk mengirimkan
lamaran-lamaran saya.

7. Test Kirim

Untuk surat lamaran yang dikirim lewat email, selain melakukan proof
read, Anda juga perlu melakukan test pengiriman. Lakukan ini dengan
mengirimkan email lamaran Anda, lengkap dengan attachment-nya ke email
lain. Tentunya jangan kirimkan email percobaan tersebut ke email
perusahaan yang Anda tuju. Kirim ke alamat email lain yang Anda punya.
Jika Anda hanya mempunyai satu alamat email, Anda bisa membuat alamat
email baru di Yahoo!, Gmail, atau Hotmail.

Apa pentingnya langkah ini? Sering kali format email yang Anda kirim
berubah setelah sampai di alamat email lain. Saat mengirimkan email dari
Yahoo! ke Gmail, saya perhatikan spasi email saya berubah dari satu
menjadi dua. Tapi sebaliknya, email yang saya kirim dari Gmail ke Yahoo!
tidak berubah formatnya. Ini alasan kedua saya menggunakan Gmail untuk
mengirimkan lamaran saya.